Media Pembelajaran Digital di Sekolah Dasar: Tinjauan Integratif tentang Platform, Manfaat, dan Tantangan Implementasi
DOI:
https://doi.org/10.59966/d74rcr04Keywords:
e-learning, Media Pembelajaran Digital, Sekolah Dasar, Pembelajaran Digital, Teknologi PendidikanAbstract
Transformasi digital memperluas pilihan media pembelajaran di sekolah dasar, tetapi bukti yang tersedia mencakup desain penelitian dan outcome yang sangat beragam. Artikel ini bertujuan mengintegrasikan temuan penelitian 2020–2025 mengenai bentuk media digital yang digunakan di sekolah dasar, jenis manfaat yang dilaporkan, serta tantangan implementasinya. Kajian direkonstruksi sebagai tinjauan integratif karena korpus penelitian mencakup studi pengembangan, mixed methods, studi kualitatif, dan review sekunder. Korpus awal melaporkan 25 publikasi; tiga belas studi memiliki informasi karakteristik yang cukup lengkap untuk dipetakan secara terstruktur, sedangkan publikasi lain digunakan sebagai bukti pendukung ketika informasi tematiknya dapat ditelusuri. Sintesis menunjukkan lima kelompok utama media: learning management system dan website, platform gamifikasi/kuis, multimedia dan video interaktif, aplikasi mobile, serta bahan ajar digital. Manfaat yang paling sering dilaporkan mencakup kelayakan dan usability produk, motivasi dan keterlibatan, hasil belajar, serta kemandirian/self-regulated learning. Namun, bukti efektivitas tidak dapat disamakan dengan skor validasi ahli karena sebagian besar studi dalam matriks karakteristik merupakan penelitian pengembangan. Tantangan implementasi meliputi infrastruktur dan konektivitas, literasi digital guru, kualitas antarmuka yang ramah anak, ketergantungan pada perangkat/listrik, serta berkurangnya interaksi sosial dalam pembelajaran daring. Kajian ini menyimpulkan bahwa media digital berpotensi mendukung pembelajaran sekolah dasar apabila pilihan teknologi diselaraskan dengan tujuan pedagogis, kapasitas guru, karakteristik siswa, dan kondisi infrastruktur. Klaim efektivitas perlu dibatasi sesuai desain dan kualitas bukti masing-masing studi.
Downloads
References
Akpen, C. N., Asaolu, S., Atobatele, S., Okagbue, H., & Sampson, S. (2024). Impact of online learning on student's performance and engagement: A systematic review. Discover Education, 3, 205. https://doi.org/10.1007/s44217-024-00253-0
Al Mawaddah, A. W., Hidayat, M. T., Amin, S. M., & Hartatik, S. (2021). Pengaruh penggunaan media pembelajaran Quizizz terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika melalui daring di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 3109-3116. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1288
Anggraeni, S. W., Alpian, Y., Prihamdani, D., & Winarsih, E. (2021). Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif berbasis video untuk meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 5313-5327. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1636
Ariani, Y., Helsa, Y., & Zainil, M. (2020). E-learning berbasis Schoology pada pembelajaran matematika SD. Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia, 5(1), 36-42. https://doi.org/10.51544/mutiarapendidik.v5i1.1117
Aryfien, W. N., Atmojo, I. R. W., & Matsuri. (2025). Interactive learning media for better learning outcomes in elementary school: A systematic literature review. Mimbar Sekolah Dasar, 12(1).
Dewi, R. M., Nastiti, P., Negara, J. G., Wahju, A., & Emanuel, R. (2023). Pengembangan learning management systems berbasis Moodle untuk sekolah dasar (Studi kasus: SD Tumbuh 4 Bantul). Jurnal Atma Inovasia, 3(5).
Hidayat, O. S. (2021). Pengembangan konten e-learning motion graphic dan website Wordpress pada pembelajaran warga di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 5436-5444. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1668
Mayer, R. E. (2024). The past, present, and future of the cognitive theory of multimedia learning. Educational Psychology Review, 36, 8. https://doi.org/10.1007/s10648-023-09842-1
Nopitasari, E., Rahmawati, F. P., & Ratnawati, W. (2022). Blended learning berbasis blog sebagai inovasi pembelajaran pada masa pandemi untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas 3 sekolah dasar. Educatif: Journal of Education Research, 4(1).
Purnama, H., Wilujeng, I., & Abdul Jabar, C. (2023). Web-based e-learning in elementary school: A systematic literature review. JOIV: International Journal on Informatics Visualization, 7(3), 749-759. https://doi.org/10.30630/joiv.7.3.1203
Puspitoningrum, E., Resya, K. N. P., Syamsuri, S., Pratiwi, E. Y. R., & Mere, K. (2024). Penerapan e-learning sebagai sumber dan media belajar pada Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 197. https://doi.org/10.35931/am.v8i1.2912
Sari, T. T., & Hadi Cahyono, A. (2020). Pengembangan e-learning berbasis Android 'Fun Math' sebagai alternatif belajar matematika di tengah pandemi. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 1283-1299.
Triandini, E., Jayanatha, S., Indrawan, A., Putra, G. W., & Iswara, B. (2019). Metode systematic literature review untuk identifikasi platform dan metode pengembangan sistem informasi di Indonesia. Indonesian Journal of Information Systems, 1(2), 63-77. https://doi.org/10.24002/ijis.v1i2.1916
Torraco, R. J. (2016). Writing integrative literature reviews: Using the past and present to explore the future. Human Resource Development Review, 15(4). https://doi.org/10.1177/1534484316671606
Whittemore, R., & Knafl, K. (2005). The integrative review: Updated methodology. Journal of Advanced Nursing, 52(5), 546-553. https://doi.org/10.1111/j.1365-2648.2005.03621.x
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yosi Gumala, Nurul Fitri Salsabila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.