Peran Guru Agama dalam Mengembangkan Kompetensi Spiritual Siswa di Era Digital

Authors

  • Kisdilo Lamora Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Indonesia

Keywords:

Guru Agama, Kompetensi Spiritual, Era Digital, Pendidikan Agama, Pembinaan Karakter

Abstract

Era digital membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam dunia pendidikan. Tantangan perkembangan teknologi menuntut guru agama untuk berperan aktif dalam menjaga dan mengembangkan kompetensi spiritual siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan dan menguatkan nilai-nilai spiritual di tengah arus informasi digital yang sangat cepat dan masif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi di salah satu SMP di kota Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru agama berperan sebagai pembimbing spiritual, fasilitator nilai, dan teladan bagi siswa. Strategi yang digunakan antara lain integrasi nilai spiritual dalam pembelajaran digital, pemanfaatan media sosial sebagai sarana dakwah, dan pembinaan karakter melalui kegiatan keagamaan daring. Kesimpulannya, peran guru agama sangat penting dalam membangun ketahanan spiritual siswa di era digital, dengan pendekatan yang adaptif, relevan, dan menyentuh sisi emosional siswa.

References

Abuddin Nata. (2015). Pendidikan Islam dan Tantangan Zaman. Jakarta: Kencana.

Asmani, J. M. (2012). Tips Praktis Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: DIVA Press.

Baharun, H. (2017). Pendidikan Islam Humanistik. Yogyakarta: LKiS.

Gunawan, H. (2012). Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasi. Bandung: Alfabeta.

Hasan, A. (2013). Agama dan Toleransi: Perspektif Islam. Jakarta: Al-Kautsar.

Jalaluddin. (2016). Psikologi Agama. Jakarta: Rajawali Pers.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kemendikbud.

Mulyasa, E. (2013). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.

Qomar, M. (2007). Strategi Pendidikan Islam. Jakarta: Erlangga.

Wahid, A. (2001). Menggerakkan Tradisi. Yogyakarta: LKiS.

Zamroni. (2011). Pendidikan Kewarganegaraan untuk Pembangunan Karakter Bangsa. Yogyakarta: Ombak.

Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Jakarta: Logos.

Al-Attas, S. M. N. (1999). The Concept of Education in Islam. Kuala Lumpur: ISTAC.

Muhaimin. (2011). Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Menangkap Pesan-Pesan Tuhan dalam Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tilaar, H. A. R. (2015). Perubahan Sosial dan Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Purwanto, N. (2010). Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Surya, M. (2013). Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Bandung: Pustaka Bani Quraisy.

Syah, M. (2005). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Rohman, A. (2016). Pendidikan Agama Islam di Era Digital. Malang: UIN Maliki Press.

Haidar, A. (2017). Digitalisasi Pembelajaran Islam. Bandung: Pustaka Pelajar.

Downloads

Published

2025-06-28

Issue

Section

Articles

How to Cite

Peran Guru Agama dalam Mengembangkan Kompetensi Spiritual Siswa di Era Digital. (2025). Jurnal Pemikiran Islam Dan Dinamika Sosial , 1(1), 61-67. https://terranovajournal.com/JPIDS/article/view/117

Similar Articles

1-10 of 21

You may also start an advanced similarity search for this article.