NASIKH DAN MANSUKH DALAM ILMU FIKIH
Keywords:
Nasikh, Mansukh, Hukum Islam, Library Research, Fungsi dan KegunaanAbstract
Penelitian ini membahas konsep Nasikh dan Mansukh dalam ilmu fikih, khususnya pada Al-Qur’an dan hadis, serta fungsi dan kegunaannya dalam memahami hukum-hukum syariah. Metode yang digunakan adalah library research, dengan mengumpulkan data dari buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nasikh berperan dalam menggantikan atau membatalkan hukum sebelumnya (mansukh) untuk menyesuaikan konteks zaman, meningkatkan pemahaman hukum Islam, serta memberikan pedoman yang adaptif bagi kehidupan umat. Fungsi Nasikh dan Mansukh tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memiliki implikasi praktis dalam praktik hukum Islam dan pembentukan karakter masyarakat. Penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap hubungan antara hukum yang diubah dan hukum yang menggantikan, agar interpretasi hukum tetap relevan dan kontekstual. Data empiris dari literatur menunjukkan bahwa penerapan konsep ini sangat berpengaruh terhadap pengembangan ilmu fiqh dan pembelajaran Al-Qur’an.
References
Alfazri. (2023). Teori Naskh Wa Mansukh dalam Al-Qur’an. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 6(1), 48–65. https://ejournal.iai-tabah.ac.id/Alfurqon/article/view/1737
Arman, A. (2023). Kontroversi Teori Nasakh Wal Mansukh Menurut Para Ulama. Aliflam: Jurnal Ilmiah Keislaman, 3(1), 1–15. https://journal.staidk.ac.id/index.php/aliflam/article/view/486
Arrozi, F. N. (2023). Application of Contextual Interpretation of Abdullah Saeed. Al-Risalah: Jurnal Ilmu Agama dan Sosial, 5(1), 1–15. https://jurnal.uia.ac.id/alrisalah/article/view/3833
Haq, K. P. I. (2025). Apakah Ayat Nāsikh Lebih Menjamin Keadilan Gender Ketimbang Ayat Mansūkh? International Journal of Ushuluddin and Gender Studies, 6(1), 97–110. https://jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/ijougs/article/view/11628
Haq, K. P. I. (2025). Apakah Ayat Nāsikh Lebih Menjamin Keadilan Gender Ketimbang Ayat Mansūkh? International Journal of Ushuluddin and Gender Studies, 6(1), 97–110. https://jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/ijougs/article/view/11628
Irfanuddin, M. (2023). Nâsikh Mansûkh dan Implementasinya dalam Tafsir Al-Qur’an. Bersatu: Jurnal Ilmu Agama dan Sosial, 2(1), 1–15. https://journal.politeknik-pratama.ac.id/index.php/bersatu/article/view/319
Irfanuddin, M. (2023). Nâsikh Mansûkh dan Implementasinya dalam Tafsir Al-Qur’an. Bersatu: Jurnal Ilmu Agama dan Sosial, 2(1), 1–15. https://journal.politeknik-pratama.ac.id/index.php/bersatu/article/view/319
Melani, S. R. (2024). Nâsikh Mansûkh dan Implementasinya dalam Tafsir Al-Qur’an. At-Tahfidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 5(1), 1–15. https://ejournal.iaiqi.ac.id/index.php/attahfidz/article/view/959
Melani, S. R. (2024). Nâsikh Mansûkh dan Implementasinya dalam Tafsir Al-Qur’an. At-Tahfidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 5(1), 1–15. https://ejournal.iaiqi.ac.id/index.php/attahfidz/article/view/959
Mubarrak, H. (2023). Mafhum Al Naskh min Mandhur Al Fiqh Al Maqashidiy. Al-Mu’ashirah: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Keagamaan, 6(2), 1–15. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/almuashirah/article/view/16501
Mubarrak, H. (2023). Mafhum Al Naskh min Mandhur Al Fiqh Al Maqashidiy. Al-Mu’ashirah: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Keagamaan, 6(2), 1–15. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/almuashirah/article/view/16501
Nasution, K. B. (2025). An Analysis of Shaykh Muhammad Abduh's Thought in Islamic Inheritance Law. Ummatan Wasathan: Jurnal Ilmiah Keislaman, 6(1), 1–15. https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/ummatanwasathan/article/view/6651
Nasution, K. B. (2025). An Analysis of Shaykh Muhammad Abduh's Thought in Islamic Inheritance Law. Ummatan Wasathan: Jurnal Ilmiah Keislaman, 6(1), 1–15. https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/ummatanwasathan/article/view/6651
Pohan, A. S. (2025). Studi Komparatif Pandangan Ulama Klasik dan Kontemporer tentang Naskh dan Mansukh. Jurnal Kajian Keislaman, 4(2), 1–15. https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/560
Pohan, A. S. (2025). Studi Komparatif Pandangan Ulama Klasik dan Kontemporer tentang Naskh dan Mansukh. Jurnal Kajian Keislaman, 4(2), 1–15. https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/560
Prasetyo Idzharul Haq, K. (2025). Apakah Ayat Nāsikh Lebih Menjamin Keadilan Gender Ketimbang Ayat Mansūkh? International Journal of Ushuluddin and Gender Studies, 6(1), 97–110. https://jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/ijougs/article/view/11628
Prasetyo Idzharul Haq, K. (2025). Apakah Ayat Nāsikh Lebih Menjamin Keadilan Gender Ketimbang Ayat Mansūkh? International Journal of Ushuluddin and Gender Studies, 6(1), 97–110. https://jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/ijougs/article/view/11628
Rozy, Y. F. (2024). The Development of Qur'an Commentators' Requirements. Qist: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 6(2), 1–15. https://journals2.ums.ac.id/qist/article/view/2910
Shams, M., Djidin, M., & Hasyim, M. (2024). Tracing Themes of the Prophet's Preaching in the Qur'an. Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan, 23(2), 157–168. https://jurnal.iain-bone.ac.id/index.php/ekspose/article/view/7394
Zayadi, Z. (2022). Penerapan Teori Nasikh dan Mansukh dalam Tafsir Al-Qur’an. Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 5(1), 1–15. https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/1201/1/2022-ZAYADI-2018.pdf
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pemikiran Islam dan Dinamika Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
