Dialog Antaragama dalam Perspektif Islam: Strategi Membangun Harmoni Sosial di Tengah Pluralitas
Keywords:
Dialog Antaragama, Harmoni Sosial, Pluralitas, ToleransiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perspektif Islam memandang dialog antaragama sebagai strategi efektif dalam membangun harmoni sosial di tengah masyarakat yang pluralistik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) yang mengkaji sumber-sumber keislaman, literatur dialog antaragama, serta kajian-kajian sosial terkait pluralitas. Data dikumpulkan melalui telaah dokumen dan literatur yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk mengungkap nilai-nilai Islam yang mendukung toleransi, saling pengertian, dan kerja sama antarumat beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam menempatkan dialog antaragama sebagai sarana penting untuk mengurangi konflik, memperkuat solidaritas sosial, dan mewujudkan masyarakat yang harmonis. Pendekatan dialog yang inklusif dan berlandaskan prinsip keadilan serta penghormatan terhadap perbedaan menjadi kunci utama dalam strategi membangun harmoni sosial di tengah keberagaman agama. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemahaman yang lebih mendalam tentang peran Islam dalam memfasilitasi dialog antaragama dan meneguhkan nilai-nilai perdamaian dalam kehidupan bersama.
References
Afdhal, Afdhal, Feky Manuputty, Simona Christina Hendrika Litaay, and Nathalia Debby Makaruku. 2024. “Nilai-Nilai Kearifan Lokal Maluku Dalam Hidden Curriculum: Strategi Membangun Perdamaian Dan Toleransi Di Sekolah Dasar.” Journal of Education Research 5(4):5071–83. doi: 10.37985/jer.v5i4.1707.
Amtiran, Abdon Arnolus, and Arimurti Kriswibowo. 2024. “Kepemimpinan Agama Dan Dialog Antaragama.” Jurnal Penelitian Agama Hindu 8(3):331–48. doi: 10.37329/jpah.v8i3.3165.
Anzaikhan, M., Fitri Idani, and Muliani Muliani. 2023. “Moderasi Beragama Sebagai Pemersatu Bangsa Serta Perannya Dalam Perguruan Tinggi.” Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama 3(1):17. doi: 10.22373/arj.v3i1.16088.
Iskandar, A. M., Kasim, H., & Halim, H. 2019. “Upaya Pasangan Suami Istri Yang Tidak Mempunyai Anak Dalam Mempertahankan Harmonisasi Keluarganya.” Society 4(6):146–162.
Mambal, Ida Bagus Putu. 2016. “Hindu, Pluralitas Dan Kerukunan Beragama.” Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama 11(1):98–116.
Nazmudin, Nazmudin. 2018. “Kerukunan Dan Toleransi Antar Umat Beragama Dalam Membangun Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).” Journal of Government and Civil Society 1(1):23. doi: 10.31000/jgcs.v1i1.268.
Siregar, Parluhutan. 2014. “INTEGRASI ILMU-ILMU KEISLAMAN DALAM PERSPEKTIF M. AMIN ABDULLAH.” MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 38(2). doi: 10.30821/miqot.v38i2.66.
Usman, Abd Malik. 2015. “ISLAM RAHMAH DAN WASATHIYAH (Paradigma Keberislaman Inklusif, Toleran Dan Damai).” HUMANIKA 15(1). doi: 10.21831/hum.v15i1.7637.
Wulandari, Sri. 2021. “Pengaruh Label Halal Dan Religiusitas Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Kasus Konsumen Indomie Di Sidoarjo).” JMD : Jurnal Riset Manajemen & Bisnis Dewantara 4(1):31–36. doi: 10.26533/jmd.v4i1.754.
Yusfriadi, and Faisal Murni. 2024. “Komunikasi Beradab Dalam Perspektif Al-Qur’an: Analisis Nilai-Nilai Dan Prinsip-Prinsip.” Ameena Journal 2(2):243–54. doi: 10.63732/aij.v2i2.123.
